Rabu, 13 Agustus 2014

Arti dua ratus rupiah



Aku teringat masa-masaku di SD dulu. Kala itu era 90’an, dimana masih ada permen karet Y-O-S-A-N, Mie anak mas, dan permen ting-ting masih baru-barunya. Masa dimana acara Dragonball dan Ninja Hatori serta P-man masih menjadi totonan yang wajib dihari minggu kita.

Kala itu yang namanya PS one (baca; ps1) masih jarang dijumpai. Nintendo aja Cuma  anak orang kaya banget yang punya itu mainan. Kebetulan aku termasuk dalam keluarga yang belum kaya pada saat itu. Jadi agar aku bisa tetep main game seperti yang lain aku bermain ding dong. Ding dong adalah sebuah videogame yang cara mengaktifkannya dengan memasukan uang koin/ uang receh (di tempat kalian namanya ding dong juga ga sih?). Kalau ditempatku untuk mengaktifkan mesin ding dong menggunakan uang ratusan yang lebar.


uang koin seratus rupiah


Karena mainnya pake uang koin ratusan, aku jadi rajin sisain uang jajan untuk modal main ding dong. Dari 600 rupiah uang jajanku ketika aku kelas 3 SD dulu, aku berjuang keras untuk menyisakan setidaknya 200 rupiah. Kadang modalnya bisa nambah kalau pas beruntung ketika minta duit main sama bunda. Kadang ya ga beruntung juga.

Keseringan Cuma bermodal 200 rupiah dan sepeda Subaru merah aku dan kawan-kawan siap menuju rental ding dong yang terletak di Kec.Petarukan yang lumayan jauh dari rumahku di Ds.Kalirandu. Jauhnya jarak ini selalu kita jadikan ajang balap sepeda, siapa sampai duluan di TKP dia menang dan setidaknya bakalan dapet tambahan 100 rupiah dari tiap peserta lomba (yang kala itu berjumlah 3 orang termasuk aku).

Horeeee,, aku menang teriaku ke kawan-kawan sembari menodongkan tangan meminta hadiah kemenangan 200 rupiah. Disaat aku ingin  menggabungkan dengan 200 modalku, aku kaget koin modalku hilang entah kemana. Mungkin ketika semagat mengayuh sepeda koin ku jatuh, yang harusnya aku banyak modal karena menang lomba. Ternyata tetap saja aku Cuma punya dua koin yang artinya Cuma punya dua kali kesempatan nge-game. meski kecewa hilang modal awal, ya aku coba tetep nge-game dengan uang yang ada.



mesin ding dong


captain comando

street fighter


Dua ratus rupiah modalku yang berasal kerja kerasku menyisihkan dari uang saku. Dengan cara menahan godaan Siomay dan es yang nikmat. Dua ratus rupiah pengorbananku ga beli kartu buat main di SD. Dua ratus rupiah yang aku bayangkan akan jadi petualangan seru dalam ding dong center. Semua itu sirna kala modal itu jatuh entah dimana.

Jadi arti dua ratus rupiah untukku kala itu, seperti menabung untuk beli tiket Arsenal di GBK tapi hilang dirampok orang ketika mau membeli tiketnya. Sakitnya itu disini (nunjuk dada)
 

Sabtu, 09 Agustus 2014

Sampah jadi duit? Kenapa tidak?


Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang tidak terpakai dan dilepaskan ke alam dalam bentuk padatan cair ataupun gas.

Sampah itu biasanya akan terbagi menjadi dua. Bila sampah hadir dimata orang biasa itu akan tetap menjadi seonggok sampah.Tapi sampah dimata orang yang kreatif dengan berbagai ide baru sampah bisa dijadikan sesuatu yang akan menghasilkan.

Seperti sampah kertas misalnya, baik sisa buku tulis yang sudah tak terpakai, kertas print skripsi yang perlu direvisi sampai kertas Koran langganan yang masa aktifnya cuma sehari. Kertas ini bisa kita manfaatkan agar lebih bermanfaat bahkan bisa bernilai ekonomis; bisa dibuat menjadi keranjang sampah, dibuat pot bunga dan lain-lain.
keranjang sampah


pot bunga


Sedangkan untuk sampah botol plastik bisa kita buat menjadi sapu, menjadi tas cantik, tirai, tempat majalah dan lain-lain.
sapu lantai
 
tas kecil cantik

tirai

tempat majalah

Itu diatas tadi beberapa contoh pemanfaatan sampah yang berbentuk padatan. Tapi buat aku yang memasuki tahun akhir di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan disibukan dengan skripsi, aku memilih menumpuk kertas dan botol plastik di keranjang terus aku jual di pengepul sampah. Lebih ringan namun tetep bisa jadi duit dan yang paling penting sedikit mengurangi sampah di lingkungan.

Intinya kalau kita orang yang cerdas atau kreatif sampahpun bisa jadi duit hehe