Sunday, 5 July 2015

Karya Ilmiah tentang Lingkungan Hidup “HIDUP RAMAH LINGKUNGAN”



tentang
Lingkungan Hidup
“HIDUP RAMAH LINGKUNGAN”




Oleh :
Iqbal Paksi Negari
F100120117


Universitas Muhammadiyah Surakarta
2015

Kata Pengantar

Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Ilmiah yang berjudul “Hidup Ramah Lingkungan”. Karya Tulis ini ditulis dalam rangka untuk menyelesaikan tugas perkuliahan mata kuliah Tekhnik Komunikasi.
Penulis menyadari bahwa Karya ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dalam rangka perbaikan Karya Ilmiah Remaja ini untuk masa yang akan datang. Semoga Karya Ilmiah ini manfaat bagi kita semua. Amiin.



Surakarta, 03 Juli 2015









I
 
 

Daftar Isi


Bab I Pendahuluan1.....................................................................................1
Bab III Pembahasan......................................................................................6
3.2 Produk pasaran yang ramah lingkungan..............................................6
3.3 Kendaraan ramah lingkungan................................................................7







II
 
 

Bab I

Pendahuluan

1.1  Latar Belakang

Seiring dengan berjalannya waktu bumi kita semakin menua, layaknya seorang manusia semakin tua semakin rapuh begitu juga bumi kita semakin tua semakin rapuh, oleh karena itu kita sebagai mahluk yang tinggal di bumi sudah semestinya kita harus menjaganya bukan mencemarinya atau merusakanya, tetapi malah kebanyakan manusia melakukan hal sebaliknya yaitu merusak dan mencemari bumi.
           Tapi ada sebagian orang yang peduli pada lingkungan dan meraka mencari jalan keluar bagaimana cara mengurangi atau mencegah perusakan dan pencemaran lingkungan. Seiring semakin langkanya gas dan minyak di dunia, mendorong banyak orang untuk berinovasi menciptakan produk-produk bermutu yang ramah lingkungan, hemat dan efisien. Juga efek global warming yang mengancam dunia semakin nyata, kita dituntut untuk peduli lingkungan, memanfaatkan hal-hal yang mudah didapat di sekitar kita menjadi bermanfaat besar.
Beralih ke hal ramah lingkungan seperti ini, bisa menghasilkan energi dan sistem teknologi yang bervariasi. Selain memberikan kontribusi yang besar terhadap lingkungan, dengan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan akan menekan / mengurangi tagihan bill anda setiap bulan, dan memberikan nilai lebih kepada properti / rumah anda.
Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, saya tertarik untuk membahas penyakit ini lebih mendalam lagi.



1
 
 
1.2  Identifikasi Masalah       
Dari latar belakang tersebut di atas, terdapat masalah-masalah sebagai berikut:
1.    Apa yang dimaksud dengan hidup ramah lingkungan?
2.    Bagaimana cara hidup ramah lingkungan?
3.    Mengapa kita harus hidup ramah lingkungan?
4.    Apa saja energi alternatif yang ramah lingkungan?
5.    Apa saja produk yang ramah lingkungan?
6.    Apa saja produk yang tidak ramah lingkungan?

1.3  Batasan masalah

Dari identifikasi masalah tersebut diatas, permasalahan dibatasi pada:
1.    Mengapa kita harus hidup ramah lingkungan?
2.    Bagaimana cara hidup ramah lingkungan?

1.4  Rumusan masalah

Dari batasan masalah tersebut, masalah dapat dirumuskan sebagai berikut:
1.    Kita harus hidup ramah lingkungan.
2.    Cara hidup ramah lingkungan.

1.5  Tujuan penelitian

1.    Untuk mengetahui mengapa kita harus hidup ramah lingkungan.
2.    Untuk mengetahui cara hidup ramah lingkungan. 

1.6  Manfaat penelitian

1.    Memberi informasi kepada masyarakat, tentang hidup ramah lingkungan.
2.    Memberi informasi cara hidup ramah lingkungan.
3.    Menambah pengetahuan tentang hidup ramah lingkungan.



2
 

Bab II

Kajian Teori

2.1 Pengertian

Hidup Ramah Lingkungan bisa diartikan pola hidup bersih dan teratur agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, indah, dan segar. Begitu pula pola pelestarian lingkungan pada saat ini sangat dibutuhkan dari seluruh lapisan masyarakat, salah satu upaya pelestarian lingkungan agar tetap terjaga kelestariannya adalah mampu menerapkan pola hidup sehat ramah lingkungan.
Pengelolaan lingkungan adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan, dan pelestarian lingkungan hidup merupakan rangkaian upaya untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, guna terjaganya lingkungan yang berkualitas. Suatu lingkungan hidup yang berkualitas tidak harus dapat memberikan pilihan tentang kebutuhan dasar yang diinginkan oleh penduduk.
Suatu cara untuk melestarikan lingkungan adalah dengan menerapkan kesadaran terhadap arti pentingnya lingkunga terlebih dahulu, serta mampu melaksanakan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sangat disayangkan informasi tentang pelestarian lingkungan hidup yang sekarang gencar-gencarnya mempromosikan Go Green!

2.2  Cara hidup ramah lingkungan

3
 
Baik sampah organik, maupun sampah anorganik begitu pula dampak sampah sangat membahayakan baik pencemaran maupun kesehatan. Maka dari itu perlunya menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya.



2.         Menanam pohon yang layak tanam (penghijauan)
Tanamlah pohon yang layak tanam disekitar lingkungan rumah atau pinggiran jalan raya, bisa jenis pohon kayu atau pohon buah-buahan seperti pohon mangga, rambutan, dan jambu. Coba bayangkan satu rumah menanam satu pohon, apalagi se-Indonesia pasti lingkungan bersih, sehat, segar, dan hijau tentunya.
3.         Menghemat energi (air bersih)
Air merupakan sumber alam yang sangat dibutuhkan untuk bertahan hidup. Tapi sayang, aliran air bersih tidak bisa dinikmati secara merata oleh seluruh penghuni bumi. Cara yang paling utama tentu kita harus menghemat pemakaian air bersih sesuai dengan kebutuhan. Selain itu kita juga harus peduli terhadap kualitas kebersihan air, supaya tidak tercemari oleh limbah.
4.         Menggunakan kembali barang yang bisa dipakai (Reuse)
Hidup hemat merupakan suatu cara untuk melestarikan lingkungan, diantaranya menggunakan kembali barang yang bisa dipakai (Reuse) seperti bekas botol mineral (air dalam kemasan) dan mengganti barang yang lebih tahan lama dan yang lebih ramah lingkungan.


4
 
 

2.3 Manfaat hidup ramah lingkungan

5
 
Manfaat pelestarian dan pengelolaan lingkungan yaitu, menghemat sumber daya alam, menghemat energi, menghemat TPA (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) dan terciptanya lingkungan yang asri. Maka dari itu mari wujudkan lingkungan yang segar dan bebas polusi, serta tunjukan aksi kita untuk bumi. Mulai dari sekarang ayo selamatkan bumi yang telah terancam di tangan-tangan yang jahil. Hidup aman, nyaman, indah, segar, dan hijau itulah tujuan Indonesia. Mari beraksi untuk bumi, hijaukan lingkungan hidup serta beralih kepola hidup hemat, sehat, dan ramah lingkungan.


Bab III

Pembahasan

3.1 Energi alternatif

Energi yang bisa didapat dari alam seperti: Energi Matahari , Energi Angin. Produk produk yang bisa digunakan seperti: Solar Panel, Heat Pumps, Wind Turbins.
2.         Efficient Heating
Energi panas alami yang bisa dihasilkan dari bahan bahan alam atau produk produk yang bermutu seperti: Underfloor Heating, Efficient Boiler, Twin Coil Cilinders.
3.         Water Conservation
Pemanfaatan air secara maksimal dan efisien. Produk produk bermutu seperti: Rainwater Harvester, Dual Flush WC's, Ecoplay Water Recycling.

3.2 Produk pasaran yang ramah lingkungan

·         Solar Panel untuk pemanas air, listrik lampu / alat elektronik dll.
·         Atap rumah dari kaca untuk penerangan alami.
·         Jendela dari kayu dengan dilapisi kasa, pada malam hari akan terasa sejuk udara dari luar dan nyamuk tidak bisa masuk.
·         Tempat pembuangan sampah terpisah menjadi 2, untuk sampah plastik dan sampah organik.
·        
6
 
Rumah tanpa cat, memanfaatkan warna alami batu bata.
·         Lantai dari kayu, dari batu alam, batu kali.

3.3 Kendaraan ramah lingkungan

Beberapa perusahaan otomotif di dunia berlomba-lomba menciptakan kendaraan yang tidak hanya lebih efisien dalam hal bahan bakar, namun juga lebih baik bagi lingkungan tempat tinggal kita. Perusahaan peneliti J.D. Power and Associates, yang bermarkas di Westlake Village, California, mengadakan studi berdasarkan data dari Automotive Enviromental Index (AEI) yang dilangsungkan saat musim gugur 2006, dan mengeluarkan 30 daftar teratas kendaraan ramah lingkungan.
Dari 30 kendaraan yang tercatat dalam daftar, delapan di antaranya memakai campuran gas-listrik. Beberapa kendaraan yang menggunakan bahan bakar hibrid di antaranya Ford Escape Hybrid, Lexus RX 400h, Mercury Mariner Hybrid dan Toyota Highlander Hybrid. Hanya empat model SUV ini yang masuk dalam daftar ini. Truk pickup dan minivan tidak tergolong kendaraan ramah lingkungan. Sedangkan dua kendaraan mewah lain yang masuk dalam daftar J.D Power adalah Lexus RX 400h dan Acura RSX.
Berikut 30 daftar teratas kendaraan ramah lingkungan sesuai abjad, menurut studi yang dilakukan J.D Power:
7
 
* Acura RSX
* Chevrolet Aveo
* Chevrolet Cobalt
* Ford Escape Hybrid
* Ford Focus
* Ford Focus Wagon
* Honda Accord
* Honda Accord Hybrid
* Honda Civic
* Honda Civic Hybrid
* Honda Insight
* Hyundai Accent
* Hyundai Elantra
* Kia Rio
* Kia Spectra
* Lexus RX400h
* Mazda Mazda3
* Mazda MX-5 Miata
* Mercury Mariner Hybrid
* Nissan Sentra
* Saturn Ion
* Scion xA
* Suzuki Reno
* Toyota Camry
* Toyota Corolla
* Toyota Highlander Hybrid
* Toyota Prius
* Volkswagen Golf
* Volkswagen Jetta
* Volkswagen New Beetle

3.4  Bahan yang tidak ramah lingkungan

1.         Berbagai jenis plastik
Sulit diurai oleh tanah, bahkan hingga ratusan tahun. Terlebih lagi jenis plastik yg full print (mulai dari bungkus permen, snack sampai bungkus detergen) sangat sulit didaur ulang.
Khusus kantong plastik (kresek) berwarna terutama hitam. Umumnya merupakan hasil proses daur ulang. Dalam proses tersebut penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, limbah logam berat, atau lainnya. Dalam proses tersebut juga ditambahkan berbagai bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan.
Untuk itu, Jangan menggunakan kantong plastik kresek daur ulang tersebut untuk mewadahi langsung makanan siap santap.
8
 
2.         Produk yang mengandung DDT
Dikloro Difenil Trikloroetana (DDT) adalah salah satu senyawa kimia yg sangat sulit di urai oleh alam. terlebih lagi kini DDT juga tidak hanya dipakai untuk bahan dasar obat-obatan pertanian. Namun juga sebagai bahan dasar penyemprot nyamuk sebagai contoh, DDT pernah dijadikan bahan oleh penyemprot nyamuk bermerk HIT.
DDT sangat lipofil (mudah larut dalam lemak, sehingga bisa tertimbun di
dalam jaringan yang mengandung lemak, baik pada tanaman, makanan, binatang maupun manusia. Disamping itu DDT sangat stabil, tahan terhadap pengaruh cuaca dan sukar untuk di urai (metabolisme). Rumput ataupun tanaman yang tercemar DDT, apabila dimakan oleh kambing, sapi atau binatang ternak lainnya, maka DDT tersebut akan masuk ketubuh dan akan disimpan di dalarn lemak tubuhnya. Selanjutnya, jika manusia memakan daging dari binatang ternak tersebut, maka DDT tersebut juga akan masuk ke dalam tubuh manusia. Seorang ibu yang sedang menyusui juga akan menjadi mata rantai untuk meneruskan DDT yang ada dalam tubuhnya kepada anaknya lewat ASI.
3.         Produk2 mengandung BPO (Bahan Perusak Ozon)
Air Conditioner (AC), Refrigerant khususnya R-12, Pemadam api ringan (bebasis Halon dan HCFC) dan Pelarut Kimia (Solvent)
4.         Detergen
9
 
Sukar diuraikan oleh bakteri sehingga akan tetap aktif untuk jangka waktu yang lama di dalam air, mencemari air dan meracuni berbagai organisme air.
5.         Pemakaian Kertas Berlebihan
Selain dapat mengakibatkan penebangan hutan secara besar, pemakaian kertas yang berlebihan sebagai bahan dasar lain juga sangat tidak dianjurkan, seperti sebagai bungkus makanan. Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal melebihi batas yang ditentukan. Timbal yang dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernapasan maupun pencernaan yang kemudian menuju sistem peredaran darah dan menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal, hati, otak, saraf dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3P yaitu: Pallor (pucat), Pain (sakit) dan Paralysis (kelumpuhan).
6.         Styrofoam
Anda juga sudah sepatutnya berhati-hati dengan barang-barang semacam styrofoam, barang yang berasal dari melamin dan berhati-hati juga dalam pemakaian botol air mineral, karena pada dasarnya botol air mineral hanya aman untuk pemakaian 12 kali saja.
Istilah styrofoam sebenarnya merupakan merek dagang pabrik Dow Chemicals dari foamed polystryrene atau expandable polystyrene (EPS). Residu monomer stiren yang tidak ikut bereaksi dapat terlepas ke dalam makanan yang berminyak, berlemak, atau mengandung alkohol, terlebih dalam keadaan panas.
Demi tindakan kehati-hatian tidak ada salahnya untuk memperhatikan hal-hal berikut antara lain:
·        
10
 
Mengenali produk styrofoam dari logonya
·         Tidak menggunakan kemasan styrofoam dalam microwave
·         Tidak menggunakan kemasan styrofoam yang telah rusak atau berubah bentuk untuk mewadahi makanan berminyak, berlemak apalagi dalam keadaan panas








11
 

Daftar Pustaka



12